Sekarang tolak ukur dakwah adalah jika banyak yang hadir, padahal dakwah itu selalu sukses meskipun yang hadir cuma 1 orang.
Para Nabi ada yang dibangkitkan tanpa seorang pengikut pun, apa tidak ssukses dakwahnya? Sukses!!!
Jadi tolak ukur sukses atau tidak dalam dakwah bukan banyak dan sedikitnya pengikut tapi apakah dakwah itu diatas kebenaran atau diatas kebathilan?
Tapi alhamdulillah...daurah Fiqih Qurban tadi sukses walaupun yang hadir cuma 1 orang. Tapi jujur saja, peserta daurah yang hadir dari kalangan ikhwan 40-50 orang. Dari kalangan akhwat lebih banyak lagi kurang lebih hampir 60-70 lebih orang.
Info yang menarik, Bapak-bapak warga sekitar dari jamaah tetap masjid agung Baiturrahman Dompu hampir 6-7 orang yang hadir dan dari kalangan orang-orang umum lainnya jhampir lebih dari 15 orang, dan inilah hakikat kesuksesan yang sesungguhnya ketika orang-orang umum bisa hadir dan mendengarkan kajian sunnah. Dan info yang menarik lagi, di kalangan akhwat, ada anak-anak smp yang hadir subhanallah.
Info yang cukup menarik juga adalah wakil ketua BKM setelah daurah berlangsung memberikan testimoni bahwa suara kajian jelas dan beliau meminta maaf belum sempat hadir, kemudian beliau mengatakan, "kalau ingin bikin acara lagi silahkan kita akan mengizinkan". Inilah hakikat kesuksesan yang sesungguhnya.
Info terakhir, teman-teman panitia ba'da isya datang kerumah ketua BKM dalam rangka ucapan terima kasih sambil membawa bingkisan hadiah, agar kita dan ketua BKM semakin akrab dan agar menambah rasa cinta dan persaudaraan dengan panitia.
Inilah trik dakwah, dan inlah jalan dakwah. Semoga Allah memudahkan dakwah ini dikemudian hari.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar