Beranda

Minggu, 27 Agustus 2017

LAPORAN TERBARU MENGENAI DAURAH FIQIH QURBAN


Alhamdulillah, daurah berjalan lancar dan sukses. Tolak ukur sukses bukan banyaknya ikhwan yang hadir, tapi ada satu dua orang dari warga umum yang hadir itulah kesuksesan dakwah.

Sekarang tolak ukur dakwah adalah jika banyak yang hadir, padahal dakwah itu selalu sukses meskipun yang hadir cuma 1 orang.

Para Nabi ada yang dibangkitkan tanpa seorang pengikut pun, apa tidak ssukses dakwahnya? Sukses!!!
Jadi tolak ukur sukses atau tidak dalam dakwah bukan banyak dan sedikitnya pengikut tapi apakah dakwah itu diatas kebenaran atau diatas kebathilan?

Tapi alhamdulillah...daurah Fiqih Qurban tadi sukses walaupun yang hadir cuma 1 orang. Tapi jujur saja, peserta daurah yang hadir dari kalangan ikhwan 40-50 orang. Dari kalangan akhwat lebih banyak lagi kurang lebih hampir 60-70 lebih orang.

Info yang menarik, Bapak-bapak warga sekitar dari jamaah tetap masjid agung Baiturrahman Dompu hampir 6-7 orang yang hadir dan dari kalangan orang-orang umum lainnya jhampir lebih dari 15 orang, dan inilah hakikat kesuksesan yang sesungguhnya ketika orang-orang umum bisa hadir dan mendengarkan kajian sunnah. Dan info yang menarik lagi, di kalangan akhwat, ada anak-anak smp yang hadir subhanallah.

Info yang cukup menarik juga adalah wakil ketua BKM setelah daurah berlangsung memberikan testimoni bahwa suara kajian jelas dan beliau meminta maaf belum sempat hadir, kemudian beliau mengatakan, "kalau ingin bikin acara lagi silahkan kita akan mengizinkan". Inilah hakikat kesuksesan yang sesungguhnya.

Info terakhir, teman-teman panitia ba'da isya datang kerumah ketua BKM dalam rangka ucapan terima kasih sambil membawa bingkisan hadiah, agar kita dan ketua BKM semakin akrab dan agar menambah rasa cinta dan persaudaraan dengan panitia.

Inilah trik dakwah, dan inlah jalan dakwah. Semoga Allah memudahkan dakwah ini dikemudian hari.

 


Jumat, 25 Agustus 2017

INFO DONASI

Donasi yang masuk ke rekening Forum Kajian Mahasiswa Meci Angi atas nama Iwan Fahrudin

1. Hamba Allah : 50.000;
2. Wahyudi (mataram) : 1.600.000;

Bagi yang ingin berdonasi untuk hewan kurban silahkan hubungi nomor panitia di publikasi atau langsung transfer ke rekening yang ada di publikasi.

Bagi yang telah mentransfer untuk donasi hewan qurban atau yang lainnya kami ucapkan Jazaakumullah khairan

                                                                      ***


       

Selasa, 22 Agustus 2017

DAURAH TERBARU






































Menyambut datangnya hari raya 'Idul Adha, kami mempersembahklan untuk kaum muslimin di pulau Dompu tercinta, sepercik lautan ilmu di madrasah kenabian.

Daurah Fiqih Qurban yang akan mengupas tuntas tentang tata cara berkurban yang sesuai dengan sunnah Nabi. Petiklah ia, dan ambillah faedah darinya. Karena ilmu itu adalah sesuatu yang harus ada sebelum kita berkata dan mengamalkan.

Bawalah buku dan pulpen, karena dia seperti senjata bagi penuntut ilmu sebagaimana AK 47 adalah senjata yang wajib dimiliki oleh Tentara Nasional Indonesia  tentara.

Ustadz Abu Sa'ad rahimahullah pernah mengatakan ketika memberikan mukadimah di kajian Ustadz Firanda di masjid al-hasanah Yogyakarta kepada para penuntut ilmu waktu itu yang kurang lebihnya :

"Jika adatang di majelis ilmu, bawalah senjata kalian, catat apa yang disampaikan. Minimal datang bawa rekaman biar nanti ada oleh-oleh buat istri di rumah. Ini datang di kajian cuma Bondo Nyowo". 

Beliau menterjemahkan Bondo Nyowo adalah "Datang cuma bawa nyawa".

Kalau begitu bisa kami diterjemahkan maksud ucapan Beliau adalah, datanglah selayaknya seorang yang akan bertarung dimedan pertempuran dengan membawa senjata.

Imam syafi'i pernah mengatakan :

Ikatlah ilmu dengan tulisan.   

###





Rabu, 16 Agustus 2017

DONASI DAKWAH IDUL QURBAN



Bismillah...

Bagi segenap kaum muslimin diseluruh indonesia, mari bersama-sama membangun dakwah diatas sunnah nabawiyah. Dakwah dengan akhlak kepada masyarakat, bukan dengan sifat kaku dan sifat congkak.

Berdakwah tidak mesti kita dengan ceramah berapi-api diatas mimbar, tapi dakwah bisa dilakukan juga dengan akhlak dan dengan materi yang kita miliki.

Karena itu diantara bentuk dakwah kami adalah memberikan yang terbaik kepada masyarakat berupa akhlak dan mengambil hati mad'u dengan membagi-bagikan buku dan CD kajian. Pada keesmpatan ini kami membuka pintu-pintu pahala bagi segenap kaum muslimin untuk ikut mengambil bagian.

Karena itu sebagai bentuk sumbangsih kami dalam dakwah untuk yang kesekian kalinya, kami membuka kesempatan untuk berpartisipasi dalam donasi Hewan Qurban berupa sapi dan kambing.

Bagi kaum muslimin dan para muhsinin yang ingin bergabung, dipersilahkan.

Baarakallahu fiikum







Senin, 14 Agustus 2017

PROGRAM FOR-KAMI

Segala puji hak Allah Azza wa Jalla, yang telah menyebarkan dakwah salafiyah ini hingga ke negeri kami tercinta. Dan kami bertekad akan menyebarkan dakwah ini dengan berjalan bersama para asatidzah kita di pulau Dompu ataupun di luar pulau Dompu Nggahi Rawi Pahu ini.

Karena itu, sebelum memulai program baru kami nanti, maka perlu kiranya kami sampaikan program dakwah Forum Kajian Mahasiswa Meci Angi yang telah berjalan diantaranya :

1. Daurah fikih rahmadhan 1438 H
Daurah fikih ramadhan ini alhamdulillah sukses karena bantuan Allah Azza wa Jalla semata, dan kami ucapkan jazaakumullah khairan atas ta'awun 'alal birri ikhwah Jogja dengan buku panduan ramadhannya, membuat acara ini begitu meriah. Para hadirin dimanjakan dengan pembagian buku-buku panduan ramadhan serta buku-buku lain yang di sumbang oleh ikhwah kita dari FORSIM Yogyakarta, kemudian Forum kajian Mahasiswa Meci Angi mencetak 30 eksemplar buku saku berjudul Bagimu Negeriku, buku ini telah dibagikan kepada para hadirin yang menghadiri daurah fikih ramadhan secara cuma-cuma.Tak lupa kuiz bagi-bagi buku dan door prize makan bakso bagi peserta yang bisa menjawab kuiz dari al Ustadz Al-Haris Kusfi, Lc membuat acara semakin menarik. Ini dia publikasinya
   



2.Donasi Buka Puasa ramadhan
Donasi buka puasa di bulan ramadhan kemarin disambut dengan cukup antusias oleh masyarakat walaupun masih ada yang belum bisa hadir dengan alasan tidak suka dengan dakwah ini, ya begitulah sudah sunnatullah dalam dakwah pasti ada rintangan dan halangan, tapi dengan 60 nasi kotak dan aqua gelas serta beberapa butir kurma dan buah cukup mencairkan suasana. Dan alhamdulillah buka puasa kemarin bisa berjalan dengan lancar selama 4 hari, dan tak lupa kami ucapakan jazaakumullah khairan kepada para muhsinin dari dompu hingga sumatera dan lainnya yang telah membantu dakwah di pulau Dompu yang kami cintai ini.




3. Program Bahasa Arab dan Tahsin
Program bahasa arab dan tahsin ini Alhamdulillah cukup diminati, dengan peserta dari segala usia. Dengan latar belakang yang juga berbeda-beda serta dari berbagai penjuru kota Dompu. Program ini masih berjalan sampai sekarang bidznillah. Program bahasa arab dan tahsin ini cukup membantu para penuntut ilmu dalam memahami kaidah-kaidah dasar bahasa arab serta kaidah-kaidah tahsin qur-an. Program ini sedang kami rembuk-kan bersama para asatidzah, semoga Allah memudahkan kami dalam mewujudkannya menjadi pesantren mahasiswa Insya Allah.

 

4. Program Tabligh Akbar.
Program ini masya Allah begitu meriah dan bekerjasama dengan teman-teman KOMPLID  , dengan tema Indahnya Persaudaraan Dalam Islam.

Walaupun tabligh akbar ini sempat diisukan gagal oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dengan berbagai upaya makar dan tipu daya ala hizbiyyah, tapi Allah-pun punya cara tersendiri dalam membalas makar orang-orang yang berpola pikir hizbiyyah tersebut dengan mendatangkan peserta tabligh akbar yang begitu banyak, khususnya peserta dari kalangan akhwat. Dari Absen peserta akhwat, terdata hampir 70-an peserta dan didominasi oleh kalangan orang-orang umum seperti mahasiswi, ibu-ibu sisanya adalah para ummahat.

Masjid yang kami gunakan adalah masjid MILIK Allah yang paling strategis, dan baru pertama kali ini masjid tersebut digunakan karena itulah banyak orang-orang yang gusar dengan sebab itu, mereka-mereka ini adalah orang-orang yang masih memiliki pola pikir hizbiyyah, yang tidak punya adab kepada seorang guru dan Ustadznya. Yang paling menarik, tabligh akbar ini dihadiri juga oleh TNI-POLRI serta asisten 1 Bupati Dompu. Mereka memberikan sambutan yang mendukung acara ini dan berbincang-bincang dengan Ustadzuna. Kedepan, tabligh akbar berikutnya akan kami adakan kembali dengan tema NKRI HARGA MATI yang membahas secara tuntas tentang terorisme. Nantikanlah Insya Allah.



Demikian kilas balik program Forum Kajian Mahasiswa Meci Angi.
Mari kita bersatu dan bahu membahu dalam mengembangkan dakwah sunnah ini, khususnya di tanah Nggahi Rawi Pahu ini.

Baarakallahu fiikum.